Dosen PIAUD Ikuti Pelatihan Metodologi Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis ABCD Tahun 2025
Jember, 5 oktober 2025 – Salah satu dosen baru Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Irfiah, M.Kes., mengikuti kegiatan Pelatihan Metodologi Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis ABCD (Asset Based Community Development) tahun 2025, yang diadakan oleh unit pengabdian kepada masyarakat LP2M. Kegiatan ini diperuntukkan bagi para dosen di lingkungan UIN KHAS Jember sebagai syarat untuk menjadi DPL KKN dan tentunya juga sebagai bentuk penguatan kapasitas dan keterampilan dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan ini bertujuan membekali para dosen agar mampu melaksanakan kegiatan pengabdian dengan pendekatan yang inovatif dan berorientasi pada potensi lokal. Pendekatan ABCD menekankan pada pemanfaatan aset dan kekuatan yang dimiliki masyarakat, bukan berfokus pada masalah atau kekurangan yang ada di suatu wilayah. Dengan cara ini, kegiatan pengabdian diharapkan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat secara lebih berkelanjutan.
Dalam kesempatannya berbagi pengalaman, Irfiah, M.Kes., menjelaskan bahwa pelatihan ini memberikan banyak wawasan baru, terutama dalam membimbing mahasiswa saat terjun ke masyarakat, seperti pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Menurutnya, dosen tidak perlu kesulitan mencari masalah di desa binaan, karena dengan analisis berbasis aset (ABCD), dosen dan mahasiswa dapat mengidentifikasi potensi yang sudah ada di desa untuk dikembangkan menjadi program yang bermanfaat.
“Melalui pendekatan ABCD, kami diajarkan untuk mulai dari hal-hal positif yang sudah dimiliki desa. Misalnya potensi sumber daya manusia, kearifan lokal, atau kegiatan masyarakat yang produktif. Dari aset-aset inilah kemudian muncul ide pemberdayaan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelasnya.
Pelatihan ini juga menekankan pentingnya peran dosen sebagai fasilitator dan pendamping masyarakat. Bukan hanya mengarahkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian, tetapi juga membantu masyarakat menggali potensi diri agar mampu mengembangkan desa secara mandiri.
Keterlibatan dosen PIAUD dalam kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kemampuan metodologis dosen muda, sekaligus memperluas kontribusi Prodi PIAUD dalam bidang pengabdian masyarakat. Dengan bekal metode ABCD, diharapkan kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa PIAUD dapat lebih berdampak nyata, berbasis aset lokal, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Penulis : Anas Rangga Buana H.




